BREAKING NEWS
🔍 📺
ADVETORIAL EDITORIAL EDUKASI SEJARAH OPINI WORLD

Sinergi BUMD Dinilai Kunci Perkuat Pembiayaan UMKM dan Dorong Ekonomi Jawa Timur

Diskusi Publik Pokja Wartawan Indrapura membahas penguatan sinergi BUMD untuk memperluas akses pembiayaan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur di Ruang Badan Musyawarah DPRD Jawa Timur, Surabaya, Selasa (30/6/2026). (Foto: Dok. Rofik)
Diskusi Publik Pokja Wartawan Indrapura membahas penguatan sinergi BUMD untuk memperluas akses pembiayaan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur di Ruang Badan Musyawarah DPRD Jawa Timur, Surabaya, Selasa (30/6). (Foto: Dok. Rofik)

Detik
News🌐
 | SURABAYA
- Sinergi antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dinilai menjadi strategi penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Hal itu mengemuka dalam Diskusi Publik Pokja Wartawan Indrapura bertema Memperkuat Kolaborasi BUMD Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan UMKM Jawa Timur di DPRD Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).

Direktur Pemasaran Bank UMKM Jawa Timur, Agung Soeprihatmanto, mengatakan kolaborasi Bank UMKM Jatim dengan berbagai pihak, termasuk Jamkrida Jatim, menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

"Kolaborasi dengan Jamkrida Jatim menjadi bagian penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM sehingga mampu menciptakan ekosistem pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan," ujarnya.

Assistant Vice President Investor Relations Bank Jatim, Derry Widya Ariyanta, menilai sinergi Bank Jatim, Bank UMKM Jatim, dan Jamkrida Jatim akan memperkuat pembiayaan sektor UMKM yang selama ini menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

"Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berada di atas rata-rata nasional menunjukkan UMKM masih menjadi penggerak utama ekonomi daerah sehingga membutuhkan dukungan pembiayaan yang semakin luas," katanya.

Sementara itu, Direktur PT Jamkrida Jatim, Untung Heri Sukariyanto, mengatakan tambahan penyertaan modal diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penjaminan kredit hingga Rp4 triliun sehingga semakin banyak UMKM memperoleh akses pembiayaan.

Tambahan modal tersebut diharapkan memperkuat permodalan Jamkrida Jatim sekaligus memperluas layanan penjaminan bagi sektor produktif, seperti pertanian, peternakan, industri, perdagangan, dan jasa guna mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Reporter: Rofik
Redaksi: DetikNews🌐
Lebih baru Lebih lama