BREAKING NEWS
🔍 📺
ADVETORIAL EDITORIAL EDUKASI SEJARAH OPINI WORLD

DPRD Jatim Dorong Dialog Atasi Penolakan Koridor II Trans Jatim di Malang Raya

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dra. Hj. Dewanti Rumpoko. M.Si., mendorong penyelesaian polemik rencana pengoperasian Koridor II Bus Trans Jatim melalui dialog bersama seluruh pemangku kepentingan. (Foto: Dok. Tri Wahyudi)
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dra. Hj. Dewanti Rumpoko. M.Si., mendorong penyelesaian polemik rencana pengoperasian Koridor II Bus Trans Jatim melalui dialog bersama seluruh pemangku kepentingan. (Foto: Dok. Tri Wahyudi)

Detik
News🌐
 | SURABAYA
- Komisi D DPRD Jawa Timur mendorong penyelesaian melalui dialog menyusul penolakan sejumlah sopir angkutan kota (angkot) terhadap rencana pengoperasian Koridor II Bus Trans Jatim rute Kepanjen-Terminal Hamid Rusdi.

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mengatakan pihaknya akan memfasilitasi pembahasan bersama DPRD setempat, pemerintah daerah di Malang Raya, dan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.

"Komisi D DPRD Jatim bersama DPRD setempat dan pemerintah daerah di Malang Raya akan membahas persoalan ini agar diperoleh solusi terbaik bagi semua pihak," ujar Dewanti, Kamis (2/7/2026).

Menurut mantan Wali Kota Batu itu, perbedaan pandangan terkait pengoperasian Koridor II Trans Jatim dapat diselesaikan melalui dialog. Ia optimistis peluncuran koridor baru tetap berjalan sesuai rencana.

"Program ini harus terealisasi karena antusiasme masyarakat Malang Raya terhadap Trans Jatim sangat tinggi. Saya optimistis peluncurannya dapat dilakukan bertepatan dengan HUT Jatim," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah sopir angkot menyampaikan keberatan terhadap rencana operasional Koridor II Trans Jatim.

Mereka menilai kehadiran layanan tersebut berpotensi memengaruhi keberlangsungan angkutan kota, meski telah ada wacana menjadikan angkot sebagai layanan pengumpan (feeder) menuju jalur utama Trans Jatim.

Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐
Lebih baru Lebih lama