Sebanyak 200 paket sembako disalurkan kepada pengemudi ojol dan 400 paket kepada nelayan serta masyarakat sekitar PT Petrokimia Gresik. Setiap paket berisi 5 kilogram beras SPHP, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan 1 kilogram tepung terigu.
Khofifah mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan PT Petrokimia Gresik dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
"Ini menjadi bukti sinergi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam memenuhi kebutuhan nyata masyarakat," ujar Khofifah.
Menurutnya, pengemudi ojol dan nelayan merupakan kelompok yang paling terdampak saat harga kebutuhan pokok naik sehingga perlu mendapat perhatian.
Khofifah berharap bantuan tersebut dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, sehingga penghasilan yang dimiliki dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan anak maupun biaya operasional usaha.
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi kolaborasi Pemprov Jatim dan PT Petrokimia Gresik dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menyebut Jawa Timur memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan dan distribusi pangan.
"Melalui kegiatan Hajatan ini, kita ingin semuanya makmur dan semuanya senang," kata Zulkifli Hasan.
Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐
