![]() |
| Khofifah, saat menghadiri kegiatan penjemputan dan pembekalan peserta ADEM Repatriasi di Hotel Premiere Place Airport, Sidoarjo, Jumat (3/7/2026). (Foto: Dok. Yudi) |
Khofifah mengatakan Program ADEM Repatriasi merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan bagi putra-putri Pekerja Migran Indonesia (PMI) sekaligus membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan cinta Tanah Air.
"Anak-anak diberikan kesempatan memperoleh pendidikan terbaik sekaligus penguatan karakter sebagai bekal masa depan," ujarnya, (3/7/2026).
Sebanyak 120 peserta ADEM Repatriasi tahun ini berasal dari Arab Saudi dan Malaysia. Mereka akan menempuh pendidikan di 29 SMA dan SMK yang tersebar di 13 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Salah seorang peserta asal Sekolah Indonesia Johor Bahru, Malaysia, Nurul Syafah Aulia, mengaku bersyukur mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Indonesia melalui program tersebut.
"Terima kasih kepada pemerintah dan Ibu Gubernur Khofifah. Program ini memberi saya kesempatan melanjutkan pendidikan di Indonesia. Semoga saya bisa berprestasi dan membanggakan Indonesia," ujarnya.
Khofifah menegaskan program tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan bagi putra-putri Pekerja Migran Indonesia (PMI), sekaligus membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan mencintai Tanah Air.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai memastikan seluruh sekolah penerima telah dipersiapkan untuk mendukung proses pembelajaran dan adaptasi peserta ADEM Repatriasi.
Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐
