BREAKING NEWS
🔍 📺
ADVETORIAL EDITORIAL EDUKASI SEJARAH OPINI WORLD

Martin Hamonangan Nilai Pemisahan Jalur Ketapang-Gilimanuk Efektif Atasi Antrean Kendaraan

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendukung rencana pemisahan jalur angkutan logistik dan penumpang di lintasan Ketapang–Gilimanuk untuk mengurangi kemacetan. (Foto: Dok. Tri Wahyudi)
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendukung rencana pemisahan jalur angkutan logistik dan penumpang di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurangi kemacetan. (Foto: Dok. Tri Wahyudi)

Detik
News🌐
 | SURABAYA
- Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendukung rencana pemerintah memisahkan jalur angkutan logistik dan penumpang pada lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk guna mengurangi kemacetan di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, pemisahan layanan akan membuat arus kendaraan lebih tertata sehingga aktivitas angkutan barang dan penumpang tidak saling menghambat.

"Dengan adanya pemisahan layanan, arus kendaraan tidak lagi terkonsentrasi di satu titik pelabuhan sehingga waktu tunggu maupun proses bongkar muat menjadi lebih efisien," ujar Martin, Kamis (2/7/2026).

Martin menilai kemacetan di kawasan Ketapang kini semakin sering terjadi dan berdampak terhadap mobilitas masyarakat maupun sektor pariwisata Banyuwangi. Ia berharap kebijakan tersebut dapat memperlancar arus penyeberangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi.

"Kalau dulu kemacetan hanya terjadi saat libur panjang atau hari besar, sekarang hampir setiap pekan. Kondisi ini tentu memengaruhi aktivitas masyarakat maupun sektor pariwisata di Banyuwangi," katanya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan peningkatan kapasitas Pelabuhan Celukan Bawang sebagai lokasi khusus angkutan logistik.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi menyatakan pemerintah tengah menyiapkan peningkatan kapasitas Pelabuhan Celukan Bawang sebagai lokasi khusus angkutan logistik. 

Skema tersebut ditargetkan mulai diterapkan paling lambat sebelum periode angkutan Lebaran agar arus penyeberangan dapat berjalan lebih lancar.

Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐
Lebih baru Lebih lama