BREAKING NEWS
🔍 📺
ADVETORIAL EDITORIAL EDUKASI SEJARAH OPINI WORLD

Pemprov Jatim Hadirkan Pasar Murah di Banyuwangi, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan Pasar Murah di Desa Kedungrejo, Kabupaten Banyuwangi, sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat. (Foto: Dok. Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan Pasar Murah di Desa Kedungrejo, Kabupaten Banyuwangi, sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat. (Foto: Dok. Tri Wahyudi)

Detik
News🌐
 | Banyuwangi
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam mengendalikan inflasi melalui penyelenggaraan Pasar Murah di Lapangan Desa Kedungrejo, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (4/7/2026).

Khofifah mengatakan Pasar Murah menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Pasar Murah terus kami gelar untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau," ujar Khofifah.

Berbagai kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasar, di antaranya beras SPHP, beras premium, gula pasir, MinyaKita, telur ayam, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, dan daging ayam.

Selain itu, Khofifah menyerahkan bantuan beras kepada lanjut usia, membagikan telur kepada ibu hamil dan anak-anak, serta membeli produk UMKM lokal untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah turut memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan membeli berbagai produk yang dipasarkan, kemudian membagikannya kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pasar Murah tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga membantu meningkatkan omzet pelaku UMKM sehingga mampu memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.

"Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan Pasar Murah sangat dibutuhkan karena membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga pangan," tandssnya.

Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐
Lebih baru Lebih lama