![]() |
| Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Pemprov Jatim dan dukungan CSR kepada warga terdampak gempa di Flores, NTT, Senin (24/8/2026). (Foto: Dok. Three) |
Total bantuan mencapai 65,7 ton senilai Rp3,006 miliar, terdiri atas beras, makanan, obat-obatan, perlengkapan higiene, kebutuhan bayi dan perempuan, tenda, terpal, serta kompor.
Sebanyak 12,8 ton bantuan senilai Rp720,9 juta disalurkan untuk warga sekitar SD Inpres Robo. Sementara 52,9 ton senilai Rp2,28 miliar diperuntukkan bagi posko di Manggarai Timur.
Menurut Khofifah, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Jawa Timur selama masa tanggap darurat hingga tahap awal pemulihan.
“Kita semua bersaudara. Semoga proses pemulihan berjalan baik dan anak-anak segera kembali bersekolah,” ujar Khofifah.
Saat meninjau Desa Ranaka, Khofifah mendapat informasi soal kebutuhan tambahan beras. Dari sekitar 12 ton yang dibawa, ia meminta 5 ton dialokasikan ke Desa Ranaka agar distribusi lebih merata.
Selain logistik, Pemprov Jatim juga memperkuat layanan kesehatan. Sejak 17 Agustus, tenaga kesehatan Jatim bertugas di RSUD Ruteng dan diperkuat dokter serta perawat dari RSUD Dr. Soetomo pada 22 Agustus.
Pemprov Jatim juga menyiapkan empat personel untuk membantu penanganan trauma pada anak melalui layanan dukungan psikososial.
Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, mengapresiasi bantuan Pemprov Jatim serta dukungan tenaga medis Jawa Timur yang sebelumnya membantu pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng.
Sementara itu, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang masih terdampak bencana.
“Terima kasih kepada Gubernur dan masyarakat Jawa Timur yang telah datang serta memberikan bantuan kepada masyarakat Manggarai Timur,” katanya.
Berdasarkan data Agas hingga pukul 21.17 WITA, gempa berdampak pada 19.515 infrastruktur serta 20.673 KK atau 85.461 jiwa. Sebanyak 34 orang meninggal dunia dan 239 orang mengalami luka berat.
Pemprov Jatim menyatakan dukungan kemanusiaan akan disalurkan sesuai kebutuhan warga terdampak, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan tahapan pemulihan pascabencana.
Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐

Social Header