![]() |
| Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Jumat (30/10/2026). (Foto: Dok. Three) |
Khofifah mengunjungi Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Jumat (30/10/2026), sebagai bentuk penghormatan. Kedatangannya disambut Konjen Takonai Susumu dan Wakil Konjen Ishii Yutaka.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengisi buku ucapan duka cita sekaligus mengenang kontribusi Fukuda dalam mempererat hubungan Jepang dan Indonesia.
“Atas nama Pemprov dan masyarakat Jawa Timur, kami menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Yasuo Fukuda. Beliau dikenang sebagai negarawan yang berdedikasi memperkuat persahabatan dan kerja sama Jepang-Indonesia,” kata Khofifah, Sabtu (31/10/2026).
Khofifah menyebut Fukuda berperan penting dalam mempererat hubungan Jepang dengan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ia menjabat PM Jepang pada 2007–2008 dan memimpin KTT G8 di Toyako, Hokkaido, pada 2008.
Fukuda juga berperan dalam penguatan hubungan Jepang dengan ASEAN melalui penunjukan Duta Besar Jepang untuk ASEAN hingga pembentukan kantor misi diplomatik Jepang untuk ASEAN di Jakarta.
Setelah pensiun dari politik pada 2012, Fukuda tetap memperkuat hubungan bilateral sebagai Ketua Asosiasi Jepang-Indonesia (Japinda), termasuk menjembatani kerja sama dan peluang investasi Jepang di Indonesia.
Khofifah juga mengingat penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana yang dianugerahkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada Fukuda pada 2011 atas kontribusinya dalam hubungan Indonesia dan Jepang.
Menurut Khofifah, peran Fukuda dalam menjembatani investasi Jepang turut mendukung perkembangan kawasan industri di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan.
“Beliau banyak menjadi perantara perusahaan manufaktur dan energi asal Jepang. Sejumlah investor yang dibawanya turut menopang kawasan industri di Jawa Timur,” ujarnya.
Khofifah menyebut wafatnya Fukuda menjadi kehilangan bagi Jepang dan Indonesia. Ia berharap kontribusi almarhum dalam mempererat hubungan kedua negara menginspirasi generasi mendatang.
Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐

Social Header