![]() |
| Dr. H. Rasiyo, M.Si., anggota Komisi E (Kesejahteraan Rakyat) DPRD Provinsi Jawa Timur. (Foto: Tri Wahyudi) |
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, menilai evaluasi buku ajar merupakan langkah yang baik selama bertujuan meningkatkan kualitas materi pembelajaran dan dilakukan dalam koridor pengawasan pendidikan.
"Kalau mengevaluasi mata pelajarannya tentunya sudah ada kurikulum yang diberlakukan," ujar Rasiyo, Selasa (16/6/2026).
Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur itu menegaskan evaluasi sebaiknya difokuskan pada penguatan materi pembelajaran tanpa mengubah kurikulum yang saat ini berlaku.
"Kalau tujuannya untuk memperdalam materi tentunya itu bagus. Yang penting jangan sampai mengubah kurikulum yang berlaku," katanya.
Rasiyo juga menyoroti wacana penambahan bahasa Portugis dalam pembelajaran. Menurutnya, penguatan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional masih lebih relevan dibanding menambah bahasa asing lainnya.
"Saya kira cukup bahasa Inggris karena itu bahasa internasional. Tak perlu bahasa negara lain," ujarnya.
Selain itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur tersebut mengusulkan agar pemerintah lebih memperkuat pembelajaran bahasa Indonesia dan bahasa daerah sebagai bagian dari pelestarian kearifan lokal.
"Bahasa Jawa misalnya, atau bahasa daerah setempat, perlu diperkuat agar siswa lebih menumbuhkan kecintaan terhadap daerahnya masing-masing," tandasnya.
Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐
