![]() |
| Drs. H. Husnul Aqib, M.M., Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Provinsi Jawa Timur. (Foto: Tri Wahyudi) |
Ia menyebut KEK Gresik berpotensi besar menciptakan ribuan lapangan kerja baru serta menarik investasi dalam skala besar yang dapat mencapai ratusan triliun rupiah.
“Kawasan ini diproyeksikan mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja baru hingga tahun 2030, serta memberikan dampak ekonomi berganda bagi masyarakat sekitar,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Menurut Husnul Aqib, KEK Gresik juga menjadi pendorong industrialisasi nasional, khususnya pada sektor bernilai tambah tinggi seperti smelter nikel dan tembaga, baja, elektronik, petrokimia, hingga energi.
Ia menambahkan, berbagai insentif juga diberikan kepada pelaku usaha, mulai dari keringanan pajak daerah, PPh badan, hingga PPN, serta fasilitas kemudahan bea masuk dan kelancaran arus barang impor maupun ekspor.
“Badan usaha di KEK mendapatkan fasilitas berupa pembebasan atau penangguhan bea masuk serta kemudahan arus barang,” jelasnya.
Selain itu, lokasi KEK Gresik yang strategis menghadap Selat Madura dinilai memiliki dukungan infrastruktur terpadu seperti pelabuhan, pembangkit listrik, dan kawasan perumahan yang menunjang aktivitas industri.
Husnul juga menyebut proyek ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam pengembangan hilirisasi industri nasional yang telah menarik investasi kumulatif Rp113,4 triliun serta membuka puluhan ribu lapangan kerja.
Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: DetikNews🌐
